Nunukan- Jalan sepanjang 1,6 Km akan segera dibangun di Desa Makmur Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan Kaltara dan pengerjaannya sudah berjalan, Pelaksanaan pembangunan jalan ini masuk dalam program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-108 yang di gelar oleh Kodim 0911/Nnk.
Selain penbangunan badan jalan, dalam TMMD kali ada beberapa sasaran diantaranya pembangunan 4 unit jembatan dengan ukuran 5 x 1,5 meter dan rehap 1 unit gereja, dalam pengerjaan jalan sepanjang 1,6 km ini kodim Nunukan menerjunkan alat berat untuk memperlancar proses pengerjaannya.
Perlunya dibangun badan jalan untuk mempermudah arus mobilisasi masyarakat terutama bidang perkebunan, dikarenakan masyarakat desa Makmur Kecamatan Tulin Onsoi banyak yang bermata pencarian sebagai petani kelapa sawit, selain itu untuk memperlancar arus barang dan jasa, sehingga masyarakat bisa meningkatkan perekonomian mereka.
Palangka Raya – Selasa (16/6/20) – Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Provinsi Kalteng, masih terus didistribusikan, untuk itu Babinsa Koramil 1016-01/Pahandut Serka Muhammad Arifin bersama Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Bripka Riswanto mengawal dan mendampingi penyaluran BLT untuk warga yang terdampak Covid 19 diwilayah kelurahan bukit tunggal. Yang berlangsung di kantor Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Selain mengawal dan mendampingi penyaluran, juga untuk memastikan masyarakat penerima bantuan mematuhi protokol kesehatan dalam menyongsong new normal.
Pelaksanaan pembagian BLT sebesar 500.000 per KK tersebut akan di bagi bertahap dimulai hari Senin sampai 3 hari kedepan, dengan rincian per hari akan di salurkan sebanyak 500 KK dengan jumlah total penerima 1.451 KK.
Selaku Babinsa Kelurahan Bukit Tunggal Koramil 1016-01/Pahandut Serka Muhammad Arifin juga mengimbau kepada warga masyarakat terkait dengan adanya virus corona harus tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan protokol kesehatan, selalu menggunakan masker dan jaga jarak. Manfaatkan bantuan yang sudah diterima sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama pandemi Covid-19 ini,” jelas Arifin.
Di tempat terpisah, Danramil 1016-01/Pahandut Mayor Inf Heru Widodo mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi sinergitas Babinsa dan Bhabinkamtibmas di wilayah binaan. Selain sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban di masyarakat, mereka juga bersinergi dalam melakukan pengawalan penyaluran BLT.
“Tentunya hal ini dilakukan agar penyaluran bantuan tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran,” tukasnya.
Turut hadir dalam kegiatan pembagian BLT pada Senin kemarin, Camat Jekan Raya Bapak Saiful, Lurah Bukit Tunggal Bapak Heri Fauzi, Perwakilan Bank Kalteng, MDMC Kota Palangka Raya, Tim TSAK Kelurahan Bukit Tunggal serta warga penerima bantuan.
Merauke — Sebagai wujud peduli dan perhatian dengan warga diwilayah binaan. Tepatnya sekitar bulan Februari – awal bulan Mei 2020, anggota Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Kout Sota, merawat Nenek Sumiyati (57) yang hidup sebatang kara di Jalur 2 B, Kampung Sota, Distrik Sota.
Hal tersebut diutarakan oleh Dansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Senin(15/6/2020).
Dansatgas mengungkapkan, Nenek Sumiyati (57) harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya, tepatnya tanggal 19 Februari 2020 dirinya harus kehilangan suami tercintanya almarhum Bapak Sudono (60) yang meninggal dunia karena sakit komplikasi.
Lanjutnya, Nenek Sumiyati dan suaminya sendiri berasal dari Kab. Kediri, Jawa Timur, yang merantau untuk mengadu nasib ke Kabupaten Merauke, Papua sekitar 11 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2009.
“Mbah Ompong panggilan akrab Nenek Sumiyati bersama almarhum masuk ke Kampung Sota sekitar tahun 2009 dan memiliki usaha warung, namun sejak dua tahun lalu almarhum suami dan nenek Ompong mulai sakit-sakitan,” ucapnya.
Sambung Rizky, dalam kondisi sakit dan tidak memiliki sanak saudara di Merauke, setelah meninggalnya sang suami membuat Nenek Sumiyati harus tinggal sebatang kara.
Adanya hal tersebut, lanjut Dansatgas, membuat tetangga sekitar rumah dan personel Pos Kout Sota atas perintah Wadansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang, bersama-sama merawat, menjaga dan memperhatikan kondisi kesehatan mbah Ompong.
“Sekitar 3 bulan, sejak tanggal 20 Februari — 1 Mei 2020 beberapa anggota Pos Kout atas perintah Wadansatgas turut merawat dan tinggal bersama Nenek Sumiyati yang menumpang dirumah milik orang,” terangnya.
Yakni Pratu Ali Ahmad Rifa’i dibantu 4 orang Tim Kesehatan secara bergantian menjaga dan merawat mbah Ompong, mulai dari memandikan, memnyuapi makan, menemani tinggal dirumahnya, serta mengajari nenek Sumiyati belajar jalan secara perlahan.
“Sedangkan untuk makannya, sehari-hari hanya mengandalkan dari uluran tangan tetangga sekitar rumah,” imbuhnya.
Saat ini kondisi nenek Sumiyati sudah berangsur membaik. Lanjut Rizky, menjelang purna tugas personel Pos Kout Sota dengan berat hati harus berpisah dan tidak bisa turut serta ikut merawat sang nenek lagi.
Namun tanggung jawab mengurus Mbah Ompong tetap dilanjutkan oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sota Bripka Ibnu Abbas dan warga Jalur 2 B Kampung Sota.
“Meski warga yang merawatnya pun tidak hidup berlebih, setidaknya nenek Ompong dikelilingi banyak orang-orang yang peduli dan menemaninya di usia senja,” tutur Abituren Akmil tahun 2003 tersebut.
Keadaan nenek Sumiyati pun kini sudah dilaporkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Merauke. Rencana kedepannya Bripka Ibnu Abbas bersama warga akan membantu mengantarkannya untuk bisa pulang kekampung halaman di Kabupaten Kediri.
Palangka Raya, Senin (15/6/20) – Pasar besar Kota Palangka Raya saat ini menjadi salah satu klaster penyebaran terbesar Covid-19. Untuk itu Kodim 1016/Palangka Raya bersama-sama dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya, melakukan sterilisasi dengan melaksanakan penyemprotan disinfektan.
Penyemprotan dilakukan di semua sektor area pasar, meliputi gang-gang kecil dan pintu masuk pasar, hingga jalan arah menuju ke pasar besar,” demikian disampaikan Dandim 1016/Plk Kolonel Inf I Gede Putra Yasa di Makodim 1016/Plk.
Ia juga menjelaskan, bahwa pihaknya telah menerjunkan anggota untuk ikut membantu penyemprotan. Dengan harapan pasar besar, dan sekitarnya steriil menyusul hasil tracking ditemukan puluhan pedagang klaster pasar besar positif Covid 19.
“Kodim termasuk didalamnya Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, akan selalu bersinergi guna memutus mata rantai penyebaran virus corona di wilayah Palangka Raya,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Emi Abriyani mengatakan penyemprotan dilakukan setidaknya 3 hari sampai Selasa, 16 Juni 2020 besok.
“Satu hari ada 2 tahap. Pertama pagi dan kedua sore sampai selesai, selain itu juga ada dari pedagang sendiri. Mereka secara mandiri ikut gotong royong dan kita menyediakan sebagian cairan disinfektan,” kata Emi.
Dengan adanya penyemprotan tersebut, diharapkan nama baik pasar besar segera pulih kembali setelah dinyatakan sebagai klaster penyebaran Covid-19,” terangnya.
Kegiatan penyemprotan melibatkan petugas gabungan dari Kodim 1016/Palangka Raya, Yonif Raider 631/Antang, Polda Kalteng, Polresta Palangka Raya, Damkar, BPBD, Dinas Perdagangan, Satpol PP serta PSKH Kelurahan Pahandut.
Merauke — Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad sambut kedatangan Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa untuk melaksanakan serah terima tugas sebagai pasukan penjaga wilayah perbatasan RI-PNG sektor selatan Kabupaten Merauke.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Senin(15/6/2020).
Dansatgas mengungkapkan, kedatangan personel (Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 125/Simbisa yang akan bertugas menjaga patok perbatasan (patroli patok) kedua negara. Disamping itu, mereka juga akan melaksanakan program kegiatan teritorial dan mencegah aksi ilegal diperbatasan.
Lanjutnya, pasukan Satgas Yonif 125/Simbisa berjumlah 450 dibawah pimpinan Dansatgas Letkol Inf Anjuanda Pardosi, tiba di Dermaga Pelabuhan Merauke pada hari Jumat (12/6/2020) dengan menggunakan Kapal KRI Banda Aceh, dan diterima langsung Bupati Merauke, Frederikus Gebze.
“Setelah melalui pemeriksaan dan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, pasukan bergeser menuju ke Korem 174/ATW untuk menerima pembekelan selama dua hari bersama pasukan Satgas Yonif Mekanis 516/CY yang akan bertugas diperbatasan RI-PNG wilayah Kab. Boven Digoel,” ucapnya.
Sambungnya, setelah menerima pembekalan dari Kolakops Korem 174/ATW dan unsur CIQS Kabupaten Merauke, secara bertahap pasukan bergeser menuju ke pos-pos Satgas Pamtas yang ada di Distrik Naukenjerai, Distrik Sota, Distrik Eligoen dan Distrik Ulilin.
“Salah satunya, sebanyak 34 personel yang akan menempati Pos Komando Utama (Kout) Sota di Kampung Sota, Distrik Sota, tiba pada Minggu(14/6/2020) siang, disambut oleh personel Pos Kout Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad,” tuturnya.
Hingga sore harinya, sambung rizky, personel Satgas Yonif 125/Simbisa secara bertahap telah tiba dan memasuki pos-pos Satgas Pamtas. Dilanjutkan melaksanakan serah terima tugas dan protap sebagai penjaga perbatasan RI-PNG untuk 9 bulan kedepan.
“Kami ucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Dansatgas Yonif 125/Simbisa beserta seluruh personel jajaranya untuk melaksanakan tugas di wilayah perbatasan RI-PNG sektor selatan,” imbuh Dansatgas.