Polres Nunukan Laksanakan Pemotongan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H untuk Masyarakat dan Personel

NUNUKAN – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M, Polres Nunukan melaksanakan kegiatan pemotongan hewan qurban di Mako Polres Nunukan, Jalan Bharatu Aldy, Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (27/05/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.20 WITA. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., Wakapolres Nunukan AKP I Eka Berlin, Kasat Intelkam Polres Nunukan AKP Saut Taripar S. Siregar, Kabag SDM Polres Nunukan Kompol Syahril Bajeng, Kabag Ops Polres Nunukan AKP Muhammad Aris Klana Putra, S.Trk., S.I.K., para perwira Polres Nunukan serta Bhayangkari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, penyerahan hewan qurban, hingga proses pemotongan hewan qurban yang dilaksanakan bersama personel Polres Nunukan.

Pada pelaksanaan qurban tahun ini, Polres Nunukan menyembelih sebanyak 11 ekor sapi dan 4 ekor kambing

Kegiatan qurban ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Polres Nunukan kepada masyarakat serta personel, sekaligus sebagai momentum mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha.

Setelah proses pemotongan selesai sekitar pukul 12.00 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kupon dan pendistribusian daging qurban kepada masyarakat sekitar serta personel Polres Nunukan.

(*)

Open House Iduladha, Gubernur Kaltara Ajak Warga Perkuat Silaturahmi

TANJUNG SELOR – Usai menunaikan Salat Iduladha, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dipenuhi masyarakat yang menghadiri Open House Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, Rabu (27/5/2026).

Warga dari berbagai kalangan tampak hadir untuk bersilaturahmi dan merayakan Hari Raya Iduladha bersama. Mereka saling berjabat tangan dan berbincang dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan open house kali ini dipusatkan di area terbuka sehingga mampu menampung lebih banyak masyarakat dan memberikan kenyamanan bagi para tamu yang hadir.

Didampingi Ketua TP PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., serta keluarga, Gubernur Zainal menyambut langsung masyarakat yang datang. Tokoh agama, tokoh adat, pejabat daerah, hingga warga umum terlihat berbaur tanpa sekat.

Menurut Zainal, Hari Raya Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga momentum memperkuat tali silaturahmi, kebersamaan, dan rasa kepedulian antarsesama warga Kalimantan Utara,” ujarnya.

Suasana semakin hangat dengan sajian berbagai hidangan khas Nusantara. Momen tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk berbincang santai dan mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.

Zainal mengatakan, halaman Kantor Gubernur sengaja dibuka untuk masyarakat agar menjadi ruang bersama yang nyaman dan terbuka.

“Kami membuka ruang ini agar masyarakat merasa nyaman. Ini rumah rakyat dan kebersamaan seperti inilah yang ingin terus dijaga,” katanya.

Melalui perayaan Iduladha, ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan persaudaraan sebagai modal penting dalam membangun Kaltara yang maju dan sejahtera.

Menurutnya, hubungan antara pemerintah dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui program pembangunan, tetapi juga melalui ruang-ruang silaturahmi yang hangat dan penuh kebersamaan.

(dkisp)

Gubernur Salat Iduladha Bersama Warga, Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah (H) bersama ribuan warga di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Rabu (27/5/2026). Momentum Iduladha dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.

Salat Iduladha berlangsung khidmat sejak pukul 07.15 Wita. Pelaksanaan ibadah berjalan lancar dengan dukungan pengamanan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Zainal mengatakan Iduladha mengandung nilai keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

“Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan tentang ketaatan kepada Allah SWT serta ketulusan dalam menjalankan perintah-Nya,” ujar Zainal.

Menurutnya, semangat berkurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Ia mengajak masyarakat Kaltara untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif.

“Mari jadikan Iduladha sebagai momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan empati, dan membangun kebersamaan untuk Kalimantan Utara yang lebih baik,” katanya.

Pada Iduladha tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menyalurkan 65 ekor hewan kurban. Jumlah tersebut terdiri atas 58 ekor sapi bantuan Pemprov Kaltara dan 7 ekor sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Usai salat Iduladha, Zainal menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada pengurus Masjid At-Tawwaab Tanjung Selor, Basmar. Hewan kurban tersebut selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Pemprov Kaltara memastikan seluruh hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan guna menjamin keamanan dan kelayakan konsumsi masyarakat.

(dkisp)

Sambutan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri di Hari Raya Idul Adha 1447 H: Makna Pengorbanan, Kepedulian dan Persatuan

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, S.E., menyampaikan sambutan hangat dan penuh makna dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang dilaksanakan bersama masyarakat, baik di lapangan terbuka maupun di masjid-masjid sepanjang Kabupaten Nunukan,Rabu (27/5/2026).

Dalam pidatonya, ia mengajak seluruh umat untuk merenungi nilai-nilai luhur ibadah kurban serta memperkuat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa maupun dunia.

Acara dimulai dengan seruan takbir yang bergema, “Allahu Akbar. Lailahaillallah hu Allahu Akbar. Allahu Akbar walillahilhamd”. Bupati Irwan Sabri memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang masih memberikan kesempatan kepada seluruh umat manusia untuk berkumpul dan mengagungkan nama-Nya di hari yang penuh kemuliaan ini. Ia juga menyampaikan selawat serta salam kepada Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga, para sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman, serta berdoa agar kita semua termasuk golongan hamba yang tetap teguh dalam iman dan istiqomah.

“Idul Adha bukan sekadar momen menyembelih hewan kurban, melainkan pengingat akan nilai ketakwaan, kepedulian sosial, dan keikhlasan berbagi dengan sesama,” tegas Bupati Irwan Sabri. Menurutnya, di tengah dunia yang masih diliputi konflik dan situasi ekonomi yang sulit seperti saat ini, semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga harus terus dipupuk dan diperkuat.

Ia juga mengajak masyarakat meneladani ketulusan dan ketaatan yang ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS. Ketika menerima perintah Allah, keduanya tidak memiliki keraguan sedikit pun, melainkan menyerahkan sepenuhnya hati dan jiwa untuk melaksanakan perintah Ilahi. “Pengorbanan dan keikhlasan seperti inilah yang paling kita butuhkan saat ini, agar kita mampu melewati setiap cobaan dan kesulitan bersama-sama,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati juga mengingatkan agar kita tidak melupakan saudara-saudara yang sedang menderita dan hidup dalam ketakutan. “Kita di sini bisa melaksanakan ibadah dengan aman, damai, dan makan dengan cukup. Namun, ada saudara kita di Palestina, Libanon, Iran, dan negara-negara Timur Tengah lainnya yang hidup dalam kecemasan, sewaktu-waktu bisa terkena bahaya, bahkan sulit mendapatkan makanan yang layak,” ungkapnya dengan penuh rasa empati.

Ia pun mengajak seluruh hadirin memanjatkan doa bersama, memohon agar saudara-saudara yang berada di wilayah konflik senantiasa diberi kekuatan, ketabahan, keamanan, dan keselamatan. Tak lupa, ia juga mendoakan jamaah haji yang sedang beribadah di Tanah Suci agar diberi kemampuan menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dan pulang sebagai haji yang mabrur.

Berbicara terkait pemerintahan dan pembangunan, Bupati Irwan Sabri menjelaskan bahwa tujuan utama keberadaan pemerintah adalah melayani masyarakat demi terciptanya ketertiban, keamanan, keadilan sosial, dan kesejahteraan bersama. Ia mengakui bahwa tidak semua kebijakan pemerintah dapat memuaskan setiap pihak, namun pihaknya senantiasa membuka ruang luas bagi saran, masukan, maupun kritik yang membangun dari masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan partisipasi masyarakat selama ini. Ke depan, kita masih akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyesuaian anggaran, masalah ketersediaan air bersih, penataan wilayah, hingga berbagai isu pembangunan lainnya yang membutuhkan kerja keras dan pemikiran bersama,” ucapnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen Idul Adha ini sebagai sarana melepaskan ego dan kepentingan pribadi, demi kemaslahatan dan kepentingan bersama. “Mari kita pererat persaudaraan dan persatuan, serta bekerja sama membangun Kabupaten Nunukan yang kita cintai ini menjadi lebih maju, aman, dan sejahtera,” pesannya.

Di akhir sambutan, Bupati Irwan Sabri kembali mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, serta menyampaikan penghargaan kepada seluruh masyarakat yang telah melaksanakan ibadah kurban. Ia berdoa agar seluruh amal ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kita semua.

“Demikian yang dapat saya sampaikan. Selamat Hari Raya Idul Adha, terima kasih kepada masyarakat yang telah berkurban. Semoga seluruh amal ibadah diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh”,tutupnya.

(Padli)

Pemprov Siapkan 59 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 H, Tersebar di Seluruh Daerah

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk kebutuhan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota di Kaltara.

Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengatakan jumlah sapi kurban tahun ini menyesuaikan kondisi kemampuan keuangan daerah yang masih terdampak efisiensi anggaran.

“Karena kita juga lagi efisiensi, total yang diserahkan ada 24 ekor sapi kurban dari seluruh OPD yang sudah tersebar di beberapa kabupaten/kota,” kata Denny, Selasa (26/5).

Selain bantuan dari perangkat daerah, terdapat tambahan sumbangan yang dikonversi menjadi sapi kurban sehingga total keseluruhan mencapai 59 ekor.

Denny menjelaskan jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 106 ekor sapi kurban. Penyesuaian dilakukan seiring kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berbeda dari tahun lalu.

Meski demikian, ia berharap kondisi ekonomi dan APBD Kaltara dapat terus bertumbuh sehingga ke depan jumlah hewan kurban yang disalurkan meningkat.

Ia juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara untuk mulai membiasakan berkurban secara pribadi maupun kelompok.

“Kami berharap ASN yang sudah berniat berkurban dapat melaksanakannya, baik sendiri maupun bersama minimal tujuh orang,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Denny menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas bantuan tujuh ekor sapi kurban untuk wilayah Kaltara.

“Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan tujuh ekor sapi dari Presiden RI yang seluruhnya berasal dari peternak lokal Kaltara,” katanya.

Bantuan sapi Presiden RI tersebut didistribusikan ke sejumlah daerah, di antaranya untuk Provinsi Kaltara di Masjid Al-Amin Desa Wonomulyo Tanjung di Kabupaten Bulungan, Masjid Al-Ukhuwah Islamiyah Juata Kerikil di Kota Tarakan, Masjid Jami’ Habib Ahmad Alkaf di Kabupaten Bulungan.

Kemudian Masjid Al-Jihad Tideng Pale di Kabupaten Tana Tidung, Masjid Wasiatul Islam di Kabupaten Malinau, serta dua ekor sapi untuk Kabupaten Nunukan di Masjid Al-Kautsar Tanjung Harapan.

Menurut Denny, sesuai arahan pemerintah pusat, seluruh sapi bantuan Presiden berasal dari peternak lokal sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan daerah.

Terkait distribusi, ia memastikan proses penyaluran dilakukan melalui seleksi usulan agar bantuan tidak tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah provinsi, kabupaten maupun pihak lain.

“Kita pilah agar tidak terjadi bantuan ganda pada lokasi yang sama,” pungkasnya.

(dkisp)