Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan Pastikan Pelayanan Air Lancar Menyambut Idul Fitri

NUNUKAN – Menyambut hari raya Idul Fitri, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Taka Nunukan memastikan bahwa pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap berjalan normal dan aman. Direktur Perumda Air Minum Tirta Taka, Masdi, mengungkapkan bahwa posisi embung di Nunukan dalam kondisi yang aman, dan ketersediaan air baku pun cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Lebaran nanti.

Masdi juga menegaskan bahwa pelayanan air bersih selama libur Lebaran tetap akan berlangsung optimal. “Kami pastikan pasokan air tetap stabil dan layanan tetap berjalan tanpa gangguan, meskipun dalam suasana liburan,” ujarnya. Tim teknis akan tetap siaga, memantau segala kemungkinan kerusakan atau kebocoran, demi menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih.

Namun, Masdi juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijak dan sesuai kebutuhan. “Mari kita semua lebih hemat dalam menggunakan air, agar pasokan tetap cukup untuk semua orang, terutama di momen penting seperti Lebaran,” tambahnya.

Dengan persiapan yang matang dan komitmen untuk menjaga pelayanan tetap maksimal, Perumda Air Minum Tirta Taka berharap masyarakat Nunukan dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman tanpa khawatir tentang ketersediaan air bersih.

(PDAM NUNUKAN)

Dukung Penuh Terhadap UU TNI, Warga Perbatasan Nunukan Turun Kejalan Serukan Aksi

NUNUKAN – Pemerintah Pusat Mengesahkan  Undang – Undang  TNI pada tahun 2025, dalam hal pengesahan Undang – Undang tentunya ada  Pro dan kontra terhadap sebuah kebijakan sampe disahkannya sebuah Undang Undang di alam sekarang bukanlah hal yang menjadi suatu keanehan, salah satu yang sekarang lagi menjadi sorotan seantero tanah air adalah disahkannya UU TNI oleh Pemerintah Pusat.

Dalam kondisi apapun harus bisa kerja nyata di dalam kondisi negara sekarang ini,Forwapi Ciamis salah satu organisasi yang independen terutama dalam menyuarakan kepentingan masyarakat dan sebagai corong sebagai Pilar ke 4 dalam pembangunan,setuju dan mendukung selama itu demi kemaslahatan, kebaikan serta menjaga keamanan ketertiban.

Aksi simpatik serukan dukung UU TNI di Nunukan diikuti oleh simpatisan yang tergabung dalam komunitas pemuda dan Komunitas Gym berlokasi di Alun-alun Nunukan dan Komunitas Pemuda di Sebatik turun langsung kejalan.

Jumat kemarin, 28 Maret 2025 pukul 17.05 Wita menjadi saksi atas aksi untuk mendukung UU TNI di wilayah perbatasan. Dukungan terhadap UU TNI oleh masyarakat, Pelajar dan Relawan Simpatisan TNI Nunukan dan Sebatik Kab. Nunukan tergabung sebanyak 32 orang Nunukan dan 60 orang di Sebatik.

Diawali dengan membagikan Takjil kepada Masyarakat Sebatik dilanjutkan dengan membentangkan Spanduk dukungan pada UU TNI. “Ramadhan Berbagi Aksi Nunukan Dukung UU TNI”.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan masyarakat, Pelajar Sebatik, Kab. Nunukan kepada TNI terkait kebijakan RUU TNI yang telah disahkan oleh DPR RI

Masyarakat Sebatik selalu berharap TNI mampu menjalankan dan mengemban amanah yang di berikan secara Profesional sesuai dengan Visi TNI Angkatan Darat Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan, Dicintai Rakyat.

(Kodim0911/Nnk)

 

PT. Pelindo Nunukan Bekerjasama PT. Bumi Sarana Perbatasan Kelola Dermaga Tanjung Batu.

NUNUKAN- Dermaga Tanjung Batu Nunukan Barat resmi melayani bongkar muat untuk umum. Hal ini dikatakan oleh Beny selaku General Manager (GM) PT.Pelindo regional IV Cabang Nunukan Kalimantan Utara dalam wawancara pada Jumat, 28/03/2025.

Beny menyampaikan bahwa sebelumnya PT.Bumi sarana perbatasan bangun dermaga di Tanjung Batu Nunukan Barat sudah memiliki ijin resmi dari pemerintah, namun tidak melayani untuk umum hanya untuk bongkar muat sawit dan pengapalan menuju ke PT. PNS Pabrik sawit yang ada di Sei Ular.

Kini PT.Bumi sarana perbatasan melalui proses yang panjang, resmi melayani bongkar muat untuk umum setelah bekerjasama dengan pelabuhan Indonesia.

“Alhamdulilah atas kerjasama PT.Pelindo dengan PT.Bumi Sarana Perbatasan resmi melakukan bongkar muat melayani untuk umum, baik itu bongkar batu, pasir, tong gas 3 kilo, kapal yang membawa barang elektronik, bisa juga bongkar muat BBM dan bongkar muat lainnya”. Ujar Beny GM.Pelindo IV Nunukan.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pada awalnya PT.Bumi Sarana Perbatasan tidak memiliki ijin yang sah dan pelindo menegaskan bahwa ijin yang di miliki untuk peruntukan bongkar muat sawit, tidak dapat digunakan melayani bongkat muat umum.

Ijin Dermaga di Tanjung Batu mengatasnamakan PT.Pelindo yang di kelola dan di bangun PT.Bumi Sarana Perbatasan akan tetap menjalankan usahanya sendiri yaitu bongkar muat sawit, sedangkan usaha lainnya akan di tangani langsung oleh Pelindo.

“dia akan tetap menjalankan bongkar muat sawit yang ia punya, jadi kalau di luar usahanya Pelindo yang tangani”.Jelas Beny.

Saat ditanya terkait biaya bongkar muat yang tinggi di Pelabuhan Tunontaka, Beny menjelaskan bahwa hal tersebut tergantung pada fasilitas yang tersedia dan juga target yang di tetapkan oleh Kementrian BUMN.

“Kita juga ada target dari kementrian BUMN ada laba jadi kita investasi untuk pelayanan, jadi kita tidak sewenang-wenang bikin aturan karena sudah diatur di Kementrian terkait dan mentri perhubungan dari BUMN terkait yang dibayarkan”. Katanya.

Dengan adanya kerjasama PT.Pelindo bersama PT.Bumi Sarana Perbatasan ini penyaluran logistik ke Nunukan tidak mengalami hambatan serta dapat menjaga kestabilan harga sembako.

“Penyaluran logistik untuk kestabilan harga di Kota Nunukan harga-harga sembako yang ada di dalam bisa terkontrol dan pendapatan tidak hilang sehingga memberikan keuntungan kedua belah pihak”. Tambahnya.

Terakhir Beny mengajak masyarakat untuk membangun Kota Nunukan ini dengan peluang bisnis yang ada. Dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah, pelabuhan dan masyarakat maka Nunukan dapat berkembang dan mampu mengimbangi kebutuhan logistik dari luar negeri.

“Kenapa kita tidak bisa bersaing dengan negara tetangga yang lain salah satunya kelancaran akomodasi itu yang bisa menekan biaya yang tadinya tinggi kalau kita bisa stabil karena barang dari sebelah malaysia lebih murah dan berkualitas.

“Kita harus berpikir bagaimana caranya dapat memfasilitasi kebutuhan logistik dan mengimbangi kalaupun sudah langkah kebutuhan”.Tutup Beny.

Meri

 

Jelang Lebaran, Pemprov Pastikan Stok Sembako di Kaltara Cukup Aman

TARAKAN – Menjelang hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah, kebutuhan stok bahan pokok dipastikan aman dan harga kebutuhan bahan pokok masih stabil. Hal ini disampaikan Plh. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Bustan, S.E., M.Si., saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tenguyun dan gudang logistik Toko Sinar Terang Bahagia (STB), Jumat (28/3).

Selain mengunjungi pasar, Bustan melakukan pengecekan ketersediaan BBM di SPBU Skip. Turut mendampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara, Dr. H. Iskandar , S.IP, M.Si., Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kaltara Hj. Hasriyani, SH., MM.

Bustan mengungkapkan bahwa hampir semua kebutuhan pokok harga masih stabil di kota Tarakan yaitu bawang merah dan bawang putih, meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan seperti cabai.

“Hasil pengecekan saya di lapangan, cabai yang dihasilkan petani lokal harganya fantastis Rp 200.000,- ini menjadi evaluasi dan P.R. bersama kita, pemerintah provinsi, pemerintah kota Tarakan, forkopimda provinsi, forkopimnda kabupaten/kota,” kata Bustan.

Dia memastikan ketersediaan komoditas penting seperti beras, minyak makan, gula tersedia cukup banyak dipasar. Dalam momentum lebaran ini seperti keperluan minuman kaleng, di kota Tarakan tersebut sangat tersedia melimpah.

“Masyarakat tidak perlu khawatir sampai H-2 ini mungkin lebaran tanggal 31, hasil pemantauan kita di berbagai titik di agen – agen, distributor, hingga ke toko STB. Alhamdulillah bahwa stok beras masih banyak, gula masih banyak, minyak masih banyak, minuman kaleng masih banyak, dan harga pun tidak naik, jadi harga stabil seperti sebelumnya tidak ada kenaikan,” ucapnya.

“Hasil sidak ini saya rasa daging sapi normal saja 170 ribu, daging ayam tidak ada kenaikan, bahkan barang cukup tersedia,” sambungnya.

Sedangkan untuk mengantisipasi tingginya lonjakan harga komuditas cabai di pasar, ia menyarankan para ASN maupun masyarakat untuk mulai mencoba menanam cabai di pekarangan rumah.

Misalnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Lebaran di bulan April atau bulan Maret, cabai dapat ditanam tiga bulan sebelumnya. Sehingga momentum bulan suci Ramadan hari raya Idul Fitri surplus cabai.

“Menanam cabai dirumah maka ketika harga suplai meningkat, barang tersedia maka harga akan turun, ini akan menjadi evaluasi kita dan p.r. bersama kita,” imbuhnya.

Menurutnya ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi diharapkan masyarakat di Kaltara dapat melakukan gerakan menanam cabai perrumah. “Setiap rumah tangga, termasuk para ASN usahakan menanam cabai di pekarangannya, mungkin minimal 5 pot cabai setiap rumah,” ujarnya.

Sehingga ketika momentum seperti hari lebaran ini masyarakat tidak berbelanja ke pasar, cukup dengan mengambil dari hasil menanam cabai tadi. Hasil sidak ini, Bustan memastikan barang tersedia cukup banyak, diharapkan masyarakat tidak panik.

“Mari kita berbelanja dengan bijak. Seperti ASN gunakan THR, baik ASN maupun karyawan swasta gunakan THR dengan bijak jangan dihabiskan tapi ditabung,” tutup Bustan.

(dkisp)

Plh.Sekprov Bustan Pantau Arus Mudik Di Pelabuhan Tengkayu 1 dan Pelabuhan Malundung

TARAKAN – Memasuki puncak arus lebaran, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) yang diwakili Plh. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Dr. Bustan, S.E., M.Si., memantau arus mudik di Pos Pelayanan Terpadu di Pelabuhan Tengkayu 1/SDF dan Pelabuhan Malundung pada Jumat (28/3) pagi.

Selain Bustan, turut menyertai kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP, M.Si., Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kaltara Hj. Hasriyani, SH., MM beserta jajaran OPD terkait.

Hasil pemantauan di Pelabuhan Tengkayu 1/SDF dan Pelabuhan Malundung cukup ramai dan lancar, dalam kesempatan ini Bustan berdialog kepada penumpang yang sedang menunggu keberangkatan.

Bustan menyebutkan sarana prasarana Pelabuhan Tengkayu 1/SDF sudah semakin baik, kenyamanan dan pengaturan pedagang dan sirkulasi penumpang. “Namun ada sedikit dari informasi pelabuhan bahwa ada penurunan 11 persen dari tahun sebelumnya,” kata Bustan.

Menurutnya ada beberapa faktor yang mungkin menyebabkan masyarakat menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan mudik, jadi ini menjadi perbedaan dengan tahun lalu, yakni menurun menjadi 11 persen para pemudik di Pelabuhan Tengkayu 1.

Kemudian pada kesiapan armada speedboat cukup baik di tahun 2025. Ia merasa di tahun lalu hanya 48 armada speedboat yang beroperasi, tapi di tahun ini sudah dipersiapkan dengan sangat baik dan matang.

“Ada kurang lebih 51 armada speedboat reguler dari Tarakan ke Tanjung Selor, dari Tarakan ke Nunukan, dari Tarakan ke Pulau Bunyu, dari Tarakan ke Malinau kurang lebih 51 armada,” jelasnya.

Selanjutnya, Bustan berpesan kepada petugas pos pelayanan terpadu dan seluruh moda transportasi laut untuk selalu mengecek kondisi pelampung, kehandalan mesin, bahan bakar minyak (bbm). Ia mengingatkan jangan sampai terjadi mesin mati ditengah laut, serta menghadapi kondisi ombak besar dibutuhkan bbm yang lebih banyak.

“Insyaallah bagi masyarakat yang ingin mudik dari sisi armada transportasi siap, yang saya lihat hasil kunjungan saya langsung bukan hanya pelabuhan tapi moda transportasi representatif,” pungkasnya.

(dkisp)