Andi Akmal Pasluddin Jadi Aktor Penting Pembangunan Jembatan Angkue Bone


BONE -Berandankrinews.com
Andi Akmal Pasluddin yang merupakan Wakil Bupati (Wabup) Bone menjadi aktor penting pembangunan jembatan Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone. Kok bisa?

Seperti yang diketahui, Jembatan Angkue diresmikan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, Kamis (3 April 2025).

Kadis BMCKTR Kabupaten Bone, H. Askar menjelaskan bahwa kehadiran jembatan yang memiliki panjang 60 meter dengan lebar 7 Meter dan menelan anggaran Rp15,5 miliar tersebut telah lama dinantikan warga sekitar.

Dimana jembatan ini menghubungkan dua desa yakni Desa Angkue dan Desa Ancu, Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone.

Kadis Askar bercerita, sebelum 2000 konstruksi pada jembatan ini hanya berupa jembatan sederhana dengan material kayu yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Pada 2001, jembatan ini diganti dengan konstruksi balok baja dengan lantai kayu.

Bentang total jembatan 48 meter dengan lebar 4 meter. Dengan lebar 4 meter tersebut maka sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

Namun berdasarkan hasil survei, kondisi jembatan pada 2022, balok baja juga sudah mengalami tingkat korosi yang cukup tinggi, ditandai dengan korosi yang menyebar hampir pada seluruh balok baja jembatan. Korosi pada balok baja ini sudah pasti akan mengakibatkan penurunan mutu baja dan kekuatan balok baja sehingga dapat membahayakan pengguna jalan.

Oleh karena itu kondisi jembatan ini telah dinyatakan “kritis”.

“Melalui program aspirasi di DPR RI (pada saat Andi Akmal Pasluddin masih aktif menjadi Anggota DPR RI, red), jembatan Sungai Angkue di Desa Angkue ini hadir sebagai salah satu bentuk tanggung jawab saya kepada masyarakat di Dapil Sulsel 2 khususnya di Kabupaten Bone,” kata Andi Akmal Pasluddin saat peresmian yang kini menjabat Wakil Bupati Bone.

Keberhasilan itupun tidak lepas dari perjuangan dan aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin lewat Kementerian PUPR.

Andi Akmal pun berharap keberadaan jembatan ini berdampak positif terhadap aktifitas masyarakat di Desa Angkue, Kecamatan Kajuara.

Ia juga kembali menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR dan semua pihak yang turut membantu hingga jembatan ini terealisasi.

Peresmisn jembatan ini mengawali kepemimpinan Bupati Andi Asman dan Wabup Andi Akmal dalam peresmian infrastruktur di Bone. (*)

Bupati Andi Asman dan Wabup Andi Akmal Kompak Resmikan Jembatan Pertama Pimpin Bone


BONE -Berandankrinews.com
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati (Wabup) Bone, Andi Akmal Pasluddin didampingi Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Bone, Maya Damayanti, meresmikan Jembatan Sungai Angkue di Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, pada Kamis (3/4/2025).

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan infrastruktur di wilayah tersebut.

Kehadiran jembatan yang memiliki panjang 60 meter dan Lebar 7 meter dimana menelan anggaran Rp.15, 5 miliar tersebut telah lama dinantikan warga sekitar dimana Jembatan Sungai Angkue ini menghungkan Desa Angkue dan Desa Ancu, Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone.

Acara peresmian berlangsung meriah dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan Pita sebagai simbol peresmian jembatan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda Kabupaten Bone, Ketua DPRD Bone beserta anggota DPRD Bone, Pj Sekda Bone, Para Kadis Kabupaten Bone yang ikut bersama Rombongan Bupati, Forkopimcam Kecamatan Kajuara, para Kades Se Kecamatan Kajuara, tokoh agama, Kepala Desa Angkue, serta masyarakat sekitar.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah.

Dengan adanya jembatan yang lebih modern, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin lancar, mendukung mobilitas harian, serta mempercepat distribusi barang dan jasa.

“Kami berharap jembatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Andi Asman.

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin guna mendukung perkembangan sektor ekonomi dan kesejahteraan bersama.

Bupati Andi Asman melanjutkan fokus pada pembangunan infrastruktur di kabupaten Bone.

Bupati Bone berharap dengan adanya jembatan ini masyarakat desa Angkue bisa berinovasi meningkatkan kehidupan masyarakat terkait pariwisata yang bisa dikelola di Desa Angkue.

Sementara itu, Wakil Bupati, Andi Akmal Pasluddin mengajak seluruh masyarakat setempat untuk senantiasa bersyukur atas berbagai nikmat pembangunan.

Peresmisn jembatan ini , kata Andi Akmal mengawali kepemimpinan pasangan Beramal dalam peresmian infrastruktur di Bone.

“Mari sama-sama kita wujudkan rasa syukur dengan menjaga dan merawat hasil pembangunan agar bertahan lama untuk kita manfaatkan,” pesan Andi Akmal.

Masyarakat yang hadir menyambut baik peresmian jembatan ini. Peresmian ini menjadi langkah maju bagi infrastruktur Kabupaten Bone dan harapan baru bagi masyarakat setempat untuk kehidupan yang lebih sejahtera. (*)

Ketua Umum Asosiasi PKL: Ekonomi Lesu dan Perketat Ikat Pinggang Penyebab Utama Mudik Lebaran 2025 Turun 24%

Jakarta,Berandankrinews.com
Kementerian Perhubungan RI menyatakan bahwa jumlah pemudik lebaran 2025 sebanyak 146,48 juta. Artinya turun 24% dari 2024 sebanyak 193,6 juta pemudik. Kenapa ini terjadi ditengah pemerintah gelontorkan bansos, serta berikan diskon tiket pesawat, kereta api, juga bus gratis? Hal ini juga harus jadi warning bagi pemerintah, kenapa? tegas Ketua Umum Asosiasi PKL Indonesia, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed di Jakarta, Selasa, 1 April 2025.

Lebih lanjut dokter ahli kekebalan tubuh jebolan FK Unibraw Malang dan FKUI Jakarta ini menambahkan, mudik lebaran merupakan tradisi bangsa Indonesia sejak kolo bendu, serta menjadi peak season lonjakan perekonomian nasional.

Namun kenapa lebaran 2025 terjadi penurunan drastis pemudik sebesar 24%? Banyak faktor yang jadi penyebabnya. Pertama, perputaran ekonomi rakyat UMKM makin lesu akibatkan daya beli rakyat makin meluruh. Kedua, lebih dari 9,8 juta kelas menengah jatuh miskin dan mereka perketat ikat pinggang (efisiensi) ditengah makin beratnya beban hidup. Ketiga, melonjaknya pengangguran ditengah maraknya PHK sebelum dan jelang lebaran 2025. Ke-empat, sebagian pelaku UMKM memilih tidak mudik lebaran 2025 daripada kehabisan modal usaha pasca lebaran. Dan, kelima, penggelontoran berbagai subsidi, bantuan sosial dan diskon tiket belum mampu dongkrak jumlah pemudik kebaran 2025.

Turunnya pemudik lebaran 2025 hingga 24% akan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan demikian harus jadi lampu kuning bagi pemerintah untuk memberikan solusi tercepat dongkrak perputaran ekonomi rakyat, juga perekonomian nasional, pungkas Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995-1998 dan Sekretaris Lembaga Sosial Mabarot PBNU 2000-2005.

Plt. Sekertaris Daerah Ir. Jabbar, M.Si mewakili Bupati Laksanakan Shalat Idul Fitri bersama masyarakat di Islamic Center Kabupaten Nunukan

NUNUKAN- 1 Syawal 1446 H/2025 M, Tahun 2025, Umat muslim di seluruh dunia melaksanakan hari raya Idul Fitri. Gema takbir berkumandang di seluruh Masjid-masjid dan di lapangan terbuka menyambut pelaksanaan shalat Idul Fitri.

Tak terkecuali di Kabupaten Nunukan, pelaksanaan hari raya Idul Fitri disambut dengan penuh kegembiraan oleh seluruh umat Muslim. Terlihat sejak pukul 06.30 Wita para Jama’ah sudah mulai berdatangan memadati halaman Masjid Hidayatturrahman Islamic Center Nunukan untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri.

Plt. Sekertaris Daerah Ir. Jabbar, M.Si mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri melaksanakan Shalat Idul Fitri bersama masyarakat di Islamic Center kabupaten Nunukan Senin (31/6).

Tampak mengenakan jas abu-abu, di Masjid Hidayatturrahman Islamic Center Plt. Sekda membacakan sambutan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri., SE bahwa Hari raya idul Fitri adalah momentum yang istimewa bagi semua, sebuah hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Idul Fitri juga menjadi saat yang tepat untuk mempererat tali serat rame, saling memaafkan serta memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan diantara umat.

 

“Sebagai Bupati Nunukan, saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum idul Fitri ini sebagai awal yang baru dalam membangun kabupaten Nunukan yang lebih inovatif adil, dan sejahtera”, ungkap Ir. Jabbar membacakan pidato Bupati.

Sejalan dengan visi pembangunan Daerah, Bupati menyampaikan bajwa dirinya beserta jajaran pemerintah daerah berkomitmen untuk mewujudkan 5 strategis serta melaksanakan 17 program prioritas yang dikenal sebagai 17 arah baru perubahan kabupaten Nunukan.

“Sejalan dengan ini, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor termasuk pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, pelayanan sosial dan jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat”, tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Bupati mengajak masyarakat untuk bekerja bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih baik bagi seluruh warga Nunukan.

“Di hari yang Fitri ini, saya mengajak kita semua untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, menghindari perpecahan ke rumah serta saling mendukung dalam membangun Nunukan yang lebih maju. Kabupaten Nunukan adalah rumah bagi masyarakat yang beraneka ragam suku, agama, dan adat istiadat. oleh karena itu, marilah kita terus menjaga dan menguatkan sikap toleransi saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan demi menciptakan kehidupan yang harmonis dan damai di tengah keberagaman yang kita miliki”, tuturnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Nunukan atas nama pribadi keluarga dan pemerintah kabupaten Nunukan mengucapkan taqaballahu Minna waminkum taqabbal ya karim, selamat hari raya idul Fitri 1 syawal 1446 Hijriyah minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin.

(PROKOMPIM)

Bupati Laksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid Al Azis Nunukan

NUNUKAN – Hari kemenangan telah tiba, Gema Takbir berkumandang dipenjuru Dunia, begitu pula di Masjid Al-Azis Kecamatan Nunukan di mana Bupati Nunukan , H. Irwan Sabri, SE beserta Keluarga dan Warga sekitar Masjid melaksanakan shalat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H/2025 M, pada Senin (30/03/2025)

Bupati H. Irwan bersama keluarga tiba di Masjid Al – Azis lebih awal dari waktu pelaksanaan Sholat Ied pada umumnya.

H. Irwan tampak ceria dan ramah saat menyapa warganya yang lebih dulu tiba di lokasi shalat Ied.

Sholat Idul Fitri dimulai pukul 07.00 wita diawali dengan sambutan Bupati Nunukan, H. Irwan selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dilanjutkan dengan Sholat Idul Fitri dan Khotbah dimana yang bertindak selaku Imam Sholat Idul Fitri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Nunukan, Akhmad dan yang bertindak selaku Khatib Ust. Suwandi Erny.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri melalui sambutannya menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan hari kemenangan setelah satu bulan penuh melaksanakan ibadah puasa dan kegiatan ibadah lainnya dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan.

“Hari Raya Idul Fitri adalah momentum yang istimewa bagi kita semua, sebuah hari kemenangan setelah menjalankan Ibadah Puasa dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Idul Fitri juga menjadi saat yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara kita,”ujar Bupati H. Irwan

Sementara itu, Bupati H. Irwan mengajak Masyarakat Nunukan untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai awal yang baru dalam membangun Kabupaten Nunukan

“Sebagai Bupati Nunukan, saya mengajak seluruh Masyarakat untuk menjadikan momen Idul Fitri ini sebagai awal yang baru dalam membangun Kabupaten Nunukan yang lebih Inovatif, Adil, dan Sejahtera, ujarnya

Dalam kesempatan tersebut juga Bupati H. Irwan menyampaikan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Nunukan periode 2025 – 2030

“Sejalan dengan Visi Pembangunan Daerah kita, saya dan jajaran Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mewujudkan lima misi strategis serta melaksanakan 17 program prioritas yang kita kenal sebagai 17 arah baru perubahan Kabupaten Nunukan. sejalan dengan ini, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor, termasuk pembangunan di bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Infrastruktur, Pelayanan Social dan Jaminan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat,” pungkas Bupati H. Irwan

Dengan takbir yang berkumandang diakhir sambutannya Bupati H. Irwan Sabri mengajak Masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam bermasyarakat

“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, menghindari perpecahan, serta saling mendukung dalam membangun Nunukan yang lebih maju. Kabupaten Nunukan adalah rumah bagi Masyarakat yang beraneka ragam suku, agama, dan adat istiadat. oleh karena itu, marilah kita terus menjaga dan menguatkan sikap toleransi, saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan demi menciptakan kehidupan yang harmonis dan damai di tengah keberagaman yang kita miliki.

Mari kita jadikan nilai-nilai Ramadhan sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah, bekerja, maupun dalam bermasyarakat. dengan semangat persaudaraan dan toleransi, kita dapat bersama-sama mewujudkan Kabupaten Nunukan yang lebih maju, sejahtera, dan penuh keberkahan.,”tutupnya

(PROKOMPIM)